{"id":4473,"date":"2017-01-29T23:29:40","date_gmt":"2017-01-29T22:29:40","guid":{"rendered":"https:\/\/ppiswedia.com\/masakini\/?p=4473"},"modified":"2017-01-29T23:29:40","modified_gmt":"2017-01-29T22:29:40","slug":"kenaldia-1-tim-media-ppi-swedia-part-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/kenaldia-1-tim-media-ppi-swedia-part-1\/","title":{"rendered":"KenalDia #1: Tim Media PPI Swedia (part 1)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Oleh Satu Cahaya Langit<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah banyak menulis tentang pengalaman hidup sebagai mahasiswa di Swedia dan juga informasi lainnya, kami sadar bahwa penting juga untuk mengenal siapa di balik artikel-artikel yang ada di <em>website<\/em> PPI Swedia ini. Sekaligus juga kami ingin meluncurkan rubrik rutin kami bertajuk KenalDia. Rubrik KenalDia (Kenalan sama PPI Swedia) akan membahas atau mewawancara teman-teman anggota PPI Swedia, atau seru juga kali ya kenalan dengan orang disekitar kami. Misalnya teman Swedia, atau teman dari negara lain, atau mungkin juga warga Indonesia yang udah lama ada di Swedia. Pokoknya, dengan rubrik ini kami ingin para pembaca lebih dekat dengan kami dan juga orang di sekitar kami.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KenalDia edisi pertama ini dimulai dengan tim media PPI Swedia. Tim media dibagi menjadi dua yaitu tim penulis dan tim foto-video. Untuk KenalDia#1 ini kami mengambil sebagian dari kedua tim. Karena tim media ada lebih dari 10 orang, saya bagi ke beberapa artikel terpisah.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/ppiswedia.com\/beta\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/4.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4475\" src=\"https:\/\/ppiswedia.com\/beta\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/4.jpg\" alt=\"\" width=\"813\" height=\"754\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/4.jpg 813w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/4-300x278.jpg 300w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/4-768x712.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 813px) 100vw, 813px\" \/><\/a><strong>Aryo Prionggo<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jurusan dan kampus?<br \/>\n<em>Institutionen f<\/em><em>\u00f6<\/em><em>r kommunikation och medier, Lunds Universitet<\/em>. Tampaknya Aryo mulai sudah lancar berbahasa Swedia sehingga bisa menuliskan jawaban\u00a0tersebut. Jika kamu malas buka Google Translate, kira-kira kalimat tersebut intinya; jurusan komunikasi dan media, di <em>Lunds University<\/em>. Di tim media PPI Swedia, Aryo mengisi konten video dan foto. Kabarnya dia juga pandai bermain gitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan di kala senggang?<br \/>\nPura-pura belajar, <em>fika <\/em>(tradisi orang Swedia, artinya <em>ngopi <\/em>sambil makan kue bareng teman), Snacka (forum berbagi ilmu di PPI Lund), juga main <em>Counter Strike Global Operation<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal yang paling disukai tentang Swedia?<br \/>\nInternet kenceng, <em>engga<\/em> ada macet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengalaman unik, seru, atau sedih selama di Swedia?<br \/>\nLiat temen numpang sholat di kapel, kemudian pastornya mendatangi, ketika dikira dia akan marah, malah kagum dan memuji &#8220;religius sekali&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut kamu, orang Swedia itu&#8230;.?<br \/>\nRata-rata pendiam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Abis lulus mau ngapain?<br \/>\nBikin majalah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/ppiswedia.com\/beta\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/5.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4476\" src=\"https:\/\/ppiswedia.com\/beta\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/5.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"958\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/5.jpg 960w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/5-150x150.jpg 150w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/5-300x300.jpg 300w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/5-768x766.jpg 768w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/5-100x100.jpg 100w\" sizes=\"(max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/a><strong>Puspita Hapsari<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jurusan dan kampus?<br \/>\nBusiness Development and Internationalization (minor in Investment Management) di Ume\u00e5 University. Untuk catatan pembaca, Ume\u00e5 ini adanya di Swedia bagian utara. Jadi lebih dingin, lebih tenang, lebih bersalju dan lebih mudah melihat <em>aurora<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Posisi di tim media?<br \/>\nTim penulis artikel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan di kala senggang?<br \/>\nMemasak, jalan-jalan <em>hunting<\/em> foto, main salju, <em>traveling<\/em>. Tambahan lagi, Puspita ini jago banget lho masaknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal yang paling disukai tentang Swedia?<br \/>\n<em>Equality<\/em> antara laki-laki dan perempuan, orang-orang yang ramah dan saling membantu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengalaman unik, seru atau sedih selama di Swedia?<br \/>\nNgga pernah dikira orang Asia. HORE! Banyak yang mengira orang Amerika, Prancis atau Italia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut kamu, orang Swedia itu&#8230;?<br \/>\nDingin! Orang terdingin yang pernah ada di dunia. Terus, <em>ngga<\/em> bisa di-kode-in. Tapi ya, mereka tuh kalo udah diluluhin, jadi baik banget.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Abis lulus mau ngapain?<br \/>\nMau kerja dan nikah sama orang Swedia, boleh kan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/ppiswedia.com\/beta\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-4477\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/3-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"610\" height=\"407\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/3-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/3-300x200.jpg 300w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/3-768x512.jpg 768w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/3.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 610px) 100vw, 610px\" \/><\/a><strong>Royasia Ramadani<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jurusan dan kampus?<br \/>\nPublic health with a specialization in health economics, ume\u00e5 university.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Posisi di tim media?<br \/>\nKetua tim foto-video.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan di kala senggang?<br \/>\nTidur, nonton, makan dan ngelamun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal yang paling disukai tentang Swedia?<br \/>\n<em>Lagom<\/em>. Salah satu sifat dasar orang Swedia yang berarti \u201dtidak kurang, tidak lebih\u201d. Mendapatkan jumlah yang tepat. Atau bisa kita maknai dengan kata sederhana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengalaman unik, seru atau sedih selama di Swedia?<br \/>\nPernah mengira merusak pintu di kampus karena pintunya tidak bisa ditutup secara manual. Ternyata memang pintu otomatis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut kamu, orang Swedia itu&#8230;.?<br \/>\nEfisien.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Abis lulus mau ngapain?<br \/>\nLanjut PhD, jadi peneliti, atau kerja di NGO.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Satu Cahaya Langit Setelah banyak menulis tentang pengalaman hidup sebagai mahasiswa di Swedia dan juga informasi lainnya, kami sadar bahwa penting juga untuk mengenal siapa di balik artikel-artikel yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4474,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7,13],"tags":[67,79],"class_list":["post-4473","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-mahasiswa","category-tips","tag-kenaldia","tag-mahasiswa-di-swedia"],"views":370,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4473"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4473"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4473\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4473"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4473"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4473"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}