{"id":4581,"date":"2017-03-31T17:02:54","date_gmt":"2017-03-31T15:02:54","guid":{"rendered":"https:\/\/ppiswedia.com\/masakini\/?p=4581"},"modified":"2023-12-13T18:21:54","modified_gmt":"2023-12-13T17:21:54","slug":"setelah-pengumuman-keluar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/setelah-pengumuman-keluar\/","title":{"rendered":"Setelah Pengumuman Keluar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Oleh Satu Cahaya Langit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa hari kemarin hasil pendaftaran kampus di Swedia diumumkan dan menghasilkan berbagai macam ekspresi dari para pendaftar. Ada yang senang karena diterima, nggak sedikit juga yang bingung. Kotak pesan\u00a0PPI Swedia pun didatangi banyak pertanyaan tentang pengumuman tersebut. Di sini gue mau nulis sedikit tentang tahapan setelah pengumuman keluar.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3 status pengumuman<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemungkinannya ada tiga, antara aplikasi lo dapet status <em>conditionally admitted<\/em>, <em>waiting list<\/em>, atau <em>declined<\/em>.<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Conditionally admitted<\/em><\/strong>:\u00a0walaupun kedengerannya masih gantung, sebenarnya bisa dibilang lo udah diterima. Cuma karena belum bayar uang kuliahnya, jadi masih ada \u201c<em>conditionally<\/em>\u201d-nya. Terkadang ada juga yang masih dipertimbangkan aplikasinya. Jadi, lo harus baca keterangannya dengan saksama.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Waiting list<\/em><\/strong>:\u00a0berarti aplikasi lo masuk daftar tunggu. Pada periode setelah pengumuman, para pendaftar yang diterima akan diberikan waktu untuk memutuskan mengambil\u00a0atau tidak tawaran dari kampus. Jika ada yang memutuskan untuk tidak mengambil, maka aplikasi yang ada di daftar tunggu akan naik ke atas sesuai dengan nomor urut. Ada teman sesama <em>Ambassador<\/em> kampus bilang, jika daftar tunggu kita diatas angka 20 kemungkinannya kecil untuk bisa diterima. Tapi menurut gue itu hanya opini aja sih. Apa pun bisa terjadi. Kita nggak harus ikut patokan itu.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong><em>Declined<\/em><\/strong>: berarti aplikasi lo tidak lolos seleksi. Karena dalam aplikasi bisa mendaftar ke empat program, maka lo punya empat kesempatan untuk diterima di salah satunya. Kalau semuanya <em>Declined<\/em>, apa boleh buat. Setidaknya kita sudah berusaha, kan?<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Catatan lain<\/em>: kalau lo diterima dan udah pasti nggak mau ambil penawaran kampus, pastikan untuk menolak tawaran tersebut. Walaupun kalau didiamkan saja juga otomatis akan dianggap menolak, tapi kalau ditolak lebih awal, para pendaftar yang dapat status <em>Waiting List<\/em> akan bisa mendapat tawaran lebih cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Nggak bisa <em>defer<\/em> ke tahun depan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Swedia salah satu dari negara yang penawaran kampusnya nggak bisa di-<em>defer<\/em> (ditunda) ke tahun berikutnya. Khususnya ketika LPDP sekarang ada aturan baru dengan pendaftaran tiap tahun hanya untuk penerimaan kampus di tahun berikutnya, ini akan buat prosedur pendaftaran kampus di Swedia (dengan LoA) jadi seperti ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oktober 2017 daftar kampus di Swedia \u2013 Maret 2018 dapat LoA \u2013 Juli 2018 daftar LPDP \u2013 Oktober 2018 daftar kampus di Swedia lagi \u2013 Maret 2019 dapet LoA \u2013 Agustus 2019 masuk kuliah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi untungnya LPDP masih memperbolehkan mendaftar tanpa LoA, jadi masih ada kemungkinan untuk memotong prosedur selama dua tahun tadi. Jangan patah semangat dan jangan padamkan bara niat kuliahnya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada juga beasiswa Swedish Institute yang bisa didaftarkan mulai Desember setiap tahunnya, untuk penerimaan kampus tahun berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kalau sudah diterima, apa selanjutnya?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di atas udah gue jelasin dikit tentang <em>flow<\/em> beasiswa. Kalau itu udah beres, lo bisa langsung bikin aplikasi visa dengan mendatangi kedutaan besar Swedia di Jakarta. Dari sejak menerima pengumuman, lo udah bisa mulai prosesnya. Adapun dokumen-dokumen yang harus disiapin:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Data diri<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">LoA dari kampus<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Keterangan pendanaan (kalau biaya sendiri melampirkan bukti tabungan).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Syarat lengkapnya bisa diliat di situs <a href=\"https:\/\/www.migrationsverket.se\/English\/Private-individuals\/Studying-in-Sweden\/Universities-and-university-college\/How-to-apply.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kantor imigrasi swedia ini<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain proses visa, lo juga bisa mulai tanya-tanya mahasiswa yang lagi belajar di Swedia, lebih tepatnya di kota dan kampus yang akan lo datengin. Tanya tentang kampusnya, persiapan tambahan, cari rumah, tips bawa barang apa aja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Jangan ragu tanya PPI Swedia<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tulisan ini pasti singkat banget dan nggak merangkum semua pertanyaan yang lo punya. Untuk itu langsung aja ditanya di kanal mana pun yang kami punya. <a href=\"http:\/\/instagram.com\/ppiswedia\">Instagram<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.facebook.com\/ppiswediafanpage\">Facebook<\/a>, atau pun <a href=\"mailto:ppiswedia.se@gmail.com\">e-mail<\/a>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sampai ketemu di Swedia!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Satu Cahaya Langit. Beberapa hari kemarin hasil pendaftaran kampus di Swedia diumumkan dan menghasilkan berbagai macam ekspresi dari para pendaftar. Ada yang senang karena diterima, nggak sedikit juga yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[4,7,13],"tags":[70,101,103,113,125],"class_list":["post-4581","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kuliah","category-mahasiswa","category-tips","tag-kuliah","tag-penerimaan","tag-pengumuman","tag-s2","tag-swedia"],"views":725,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4581"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4581"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4581\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8290,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4581\/revisions\/8290"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}