{"id":5396,"date":"2017-11-30T23:39:23","date_gmt":"2017-11-30T22:39:23","guid":{"rendered":"https:\/\/ppiswedia.com\/masakini\/?p=5396"},"modified":"2023-12-13T16:57:15","modified_gmt":"2023-12-13T15:57:15","slug":"kenapa-belajar-di-swedia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/kenapa-belajar-di-swedia\/","title":{"rendered":"Kenapa Belajar di Swedia"},"content":{"rendered":"<h1>\u201c<em>Ngapain sih studi ke Swedia, udah jauh dingin lagi!<\/em>\u201d<\/h1>\n<p>Mungkin kamu pernah mendapat respon seperti ini saat mengutarakan keinginan untuk lanjut belajar ke Swedia. Jangan khawatir karena kamu tidak sendiri, Sania pun pernah menemui hal yang sama. Berhubung sekarang sudah mendapat pengalaman belajar di Swedia itu seperti apa, maka Sania bisa membeberkan berbagai respon jitu untuk menjawab sekaligus membuat Si Penanya jadi ikutan ingin kuliah ke Swedia.<br \/>\n<!--more--><\/p>\n<h2>1. Kuliah tanpa hirarki<\/h2>\n<p>Di Swedia, dalam kehidupan sehari-hari dan profesional kita tidak perlu sebut Pak\/Bu untuk&nbsp;tetua dan figur yang kita hormati. Bukannya Sania tidak suka dengan budaya menghormati namun dengan tanpa imbuhan rasanya jadi lebih praktis dan nyaman untuk berdiskusi, karena kita berada di satu level. Tentu kita tetap saling menghormati satu sama lain.<\/p>\n<h2>2. Pengalaman internasional<\/h2>\n<p>Tentu tidak harus keluar negeri untuk bisa memiliki pengalaman internasional. Namun tidak dapat kita pungkiri bahwa akses dan paparan informasi dapat mempengaruhi kesempatan kita untuk bisa ikut kompetisi dan konferens internasional. Seperti pada tahun ini, Sania ikutan tim Uppsala University dalam kompetisi internasional iGEM (International Genetically Engineered Machine).<\/p>\n<figure id=\"attachment_5398\" aria-describedby=\"caption-attachment-5398\" style=\"width: 920px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-5398\" src=\"https:\/\/ppiswedia.com\/beta\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/featured.jpeg\" alt=\"Perwakilan tim iGEM Uppsala di Giant Jamboree 2017\" width=\"920\" height=\"448\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/featured.jpeg 920w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/featured-300x146.jpeg 300w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/featured-768x374.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 920px) 100vw, 920px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5398\" class=\"wp-caption-text\">Perwakilan tim iGEM Uppsala di Giant Jamboree 2017<\/figcaption><\/figure>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"iGEM Uppsala 2017 Giant Jamboree\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/ppg-PgJPDnk?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<h2>3. Menjadi diri sendiri<\/h2>\n<p>Di sini, individu bebas berekspresi dan <em>judgement<\/em> dari masyarakat hampir tidak terasa. Sebelumnya, Sania merasa tidak pede kalau pergi-pergi tanpa pakai <em>make-up<\/em> karena sering dilihat dan dikomentari kalau terlihat pucat. Maka saat di sini lihat orang yang pakai onesie jalan-jalan di kota juga <em>ya udah biasa aja<\/em>, tidak perlu berkomentar toh dia tidak mengganggu ketentraman hidup. Makanya Sania pakai celana lari pergi ke kota juga <em>pede aja<\/em>. Mau duduk di pinggir danau main suit sama teman juga <em>pede aja<\/em>!<\/p>\n<figure id=\"attachment_5417\" aria-describedby=\"caption-attachment-5417\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-5417\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/suit-1024x576.jpg\" alt=\"Main suit di pinggir danau\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/suit-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/suit-300x169.jpg 300w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/suit-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5417\" class=\"wp-caption-text\">Main suit di pinggir danau L\u00e5rstaviken adalah hal yang biasa | Foto: Kartika Dyah Palupi<\/figcaption><\/figure>\n<h2>4. Bahasa<\/h2>\n<p>Mayoritas penduduk di Swedia bisa berbahasa Inggris. Banyak program master (S2) diajarkan memakai bahasa Inggris. Namun kesempatan untuk belajar bahasa Swedia tetap ada dan gratis dari pemerintah Swedia, namanya SFI. Tentu tidak perlu-perlu banger tapi sangat membantu untuk berinteraksi lebih akrab dengan masyarakat sini dan membuka peluang kerja lebih banyak.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5419\" aria-describedby=\"caption-attachment-5419\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-5419\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/2-1024x609.jpg\" alt=\"Rice in three language\" width=\"720\" height=\"428\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/2.jpg 1024w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/2-300x178.jpg 300w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/2-768x457.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5419\" class=\"wp-caption-text\">Belajar Bahasa Swedia di rumah<\/figcaption><\/figure>\n<h2>5. Beasiswa<\/h2>\n<p>Pemerintah Swedia menyediakan beasiswa penuh untuk&nbsp;mahasiswa dan peneliti internasional, namanya <a href=\"https:\/\/studyinsweden.se\/scholarships\/swedish-institute-scholarships\/\">Swedish Institute (SI) scholarship<\/a>. Selain ini, ada juga beasiswa dari pemerintah Indonesia, yaitu <a href=\"http:\/\/www.lpdp.kemenkeu.go.id\/\">LPDP<\/a>. Untuk S2 program mengenai energi alternatif\/sustainable energy, bisa mencoba <a href=\"http:\/\/www.innoenergy.com\/education\/master-school\/how-to-apply-for-our-programmes\/scholarship-and-fees\/\">KIC InnoEnergy<\/a>. Ada juga beasiswa <em>partia<\/em>l (tuition fee) dari masing-masing universitas di Swedia.<\/p>\n<p>Nah, kamu pasti udah mau banget untuk lanjut S2 di Swedia. Mending sekarang ke website University Admissions untuk melakukan pendaftaran kuliah. Di website tersebut juga ada informasi mengenai tanggal-tanggal penting, persyaratan kuliah, cara pendaftaran, dsb. Seandainya pertanyaan yang kamu punya tidak dapat ditemui jawabannya, boleh ditanya langsung ke PPI Swedia melalui Facebook, Instagram, dan e-mail. Boleh juga kirim e-mail ke Sania di: sania(dot)studyinsweden(at)gmail(dot)com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cNgapain sih studi ke Swedia, udah jauh dingin lagi!\u201d Mungkin kamu pernah mendapat respon seperti ini saat mengutarakan keinginan untuk lanjut belajar ke Swedia. Jangan khawatir karena kamu tidak sendiri,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3,14],"tags":[],"class_list":["post-5396","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kegiatan","category-uppsala"],"views":400,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5396"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5396"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5396\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8282,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5396\/revisions\/8282"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}