{"id":5607,"date":"2018-03-25T09:42:29","date_gmt":"2018-03-25T07:42:29","guid":{"rendered":"https:\/\/ppiswedia.com\/masakini\/?p=5607"},"modified":"2023-12-13T16:51:18","modified_gmt":"2023-12-13T15:51:18","slug":"study-visit-ke-stalldalen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/study-visit-ke-stalldalen\/","title":{"rendered":"Study Visit ke St\u00e4lldalen"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bulan Februari, musim dingin di Stockholm seolah sedang mencapai puncaknya. Tidak hanya salju yang turun hampir setiap hari, tetapi juga temperatur udara yang berada di kisaran -10<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">C. Seperti pagi itu, hari Selasa tanggal 27 Februari 2018. Hujan salju langsung menyambut saya begitu keluar dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">flat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> jam setengah 8 pagi. Setiba di KTH, saya mengecek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan mengetahui bahwa temperatur udara saat itu sekitar -13<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">C. Saya bergegas menuju bus yang terlihat tidak jauh dari KTH Entr\u00e9. Tepat jam 8 pagi, bus pun berangkat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saya kembali berkesempatan mengikuti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">study visit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan kali ini kegiatan yang dimaksud merupakan bagian dari mata kuliah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Fibre Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Berbeda <\/span><a href=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/study-visit-ke-ornskoldsvik\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">dengan sebelumnya<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">study visit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini sifatnya wajib diikuti dan berlangsung selama satu hari. Pergi pagi, pulang malam hari. Sebanyak 16 orang mahasiswa ikut serta dengan didampingi oleh tiga orang dosen. Bagi yang belum tahu, satu mata kuliah di KTH bisa diampu beberapa orang dosen dimana mereka mengajar sesuai dengan bidang keahlian masing-masing sesuai materi perkuliahan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada <\/span><a href=\"https:\/\/www.kth.se\/student\/kurser\/kurs\/KF2450?l=en\"><span style=\"font-weight: 400;\">mata kuliah<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> ini sendiri, ada delapan orang staf pengajar di kelas dan tiga asisten di laboratorium. Secara garis besar, kami belajar tentang serat alam dan buatan, terutama serat selulosa dari batang pohon. Adapun produknya adalah produk-produk berbasis kertas (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">paper-based products<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), seperti kertas yang digunakan untuk tulis-menulis, pembungkus makanan, tisu, kantong kertas (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">paper bag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), dan lain-lain. Hal-hal yang dipelajari di kampus antara lain struktur serat, sifat mekanik, muatan kimia, modifikasi serat, dan inovasi nanoselulosa. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lokasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">study visit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah <\/span><a href=\"https:\/\/www.ahlstrom-munksjo.com\/Media\/releases\/stock-exchange-releases2\/2018\/board-of-directors-of-ahlstrom-munksjo-decided-on-a-new-performance-period-under-the-long-term-share-based-incentive-plan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ahlstrom-Munksj\u00f6<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang material berbasis serat (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fibre-based materials<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Ada 41 unit produksi yang tersebar di 14 negara, mayoritas berada di Eropa, unit-unit lainnya ada pula di China, India, Brasil, dan Amerika. Cakupannya luas sekali. Di negara Swedia sendiri, ada 5 unit produksi yang salah satunya berada di St\u00e4lldalen, lokasi yang kami kunjungi hari itu. Saya sempat mengecek lagi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan temperatur udara saat itu sekitar -12<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">C, tak jauh berbeda dengan Stockholm.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_5608\" aria-describedby=\"caption-attachment-5608\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5608 size-large\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/1.-Ahlstrom-Munksj\u00f6-di-St\u00e4lldalen-\u00d6rebro-Swedia-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/1.-Ahlstrom-Munksj\u00f6-di-St\u00e4lldalen-\u00d6rebro-Swedia-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/1.-Ahlstrom-Munksj\u00f6-di-St\u00e4lldalen-\u00d6rebro-Swedia-300x225.jpg 300w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/1.-Ahlstrom-Munksj\u00f6-di-St\u00e4lldalen-\u00d6rebro-Swedia-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5608\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 1. Ahlstrom-Munksj\u00f6 di St\u00e4lldalen, \u00d6rebro, Swedia. Sumber: Dokumentasi Pribadi<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perjalanan menuju lokasi ditempuh selama 3 jam. Pukul 11 siang, kami tiba dan makan siang terlebih dahulu. Barulah setelah itu, kami menuju ruang pertemuan untuk mendapatkan presentasi mengenai perusahaan dan dilanjutkan dengan observasi lapangan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">factory tour<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pihak perusahaan membagi rombongan kami menjadi dua kelompok dimana kelompok pertama melakukan observasi lapangan terlebih dulu baru mendapatkan presentasi, sementara kelompok kedua mendapatkan presentasi dahulu baru melakukan observasi lapangan. Dan untuk observasi lapangan, kami tidak diperkenankan untuk mengambil dokumentasi foto.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sesi presentasi, kami lebih diperkenalkan kepada spesifikasi produk perusahaan. Ada empat kegiatan bisnis atau kategori produk yang dilakukan oleh <\/span><a href=\"https:\/\/www.ahlstrom-munksjo.com\/Media\/releases\/stock-exchange-releases2\/2018\/board-of-directors-of-ahlstrom-munksjo-decided-on-a-new-performance-period-under-the-long-term-share-based-incentive-plan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ahlstrom-Munksj\u00f6<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Pertama, kertas dekor atau kertas yang digunakan untuk lapisan furnitur. Kedua, kertas filtrasi atau kertas untuk penyaringan minyak, air, dan lain-lain. Ketiga, kertas industri atau kertas yang digunakan untuk kebutuhan industri seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">abrasive paper<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sand paper<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dan keempat, kertas khusus, terutama untuk keperluan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">packaging<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau pembungkus makanan. Bahan baku dari semua produk itu adalah serat dari pohon, baik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hardwood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">softwood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk sesi observasi, proses produksi secara keseluruhan adalah pencampuran bahan baku dengan air dan zat aditif yang diperlukan sesuai produk masing-masing, lalu dipak untuk dikirim kepada konsumen. Air di sini kebutuhannya besar sekali dan didaur ulang berkali-kali sebagai bagian dari efisiensi. Di unit St\u00e4lldalen sendiri, ada 143 orang karyawan. Bahan bakunya seratus persen serat alam terutama rayon (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">viscose rayon<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang merupakan turunan atau proses lanjutan dari serat selulosa, jadi tidak menggunakan serat buatan. Fokus produksinya lebih kepada kertas industri atau disebut juga dengan istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">industrial nonwoven <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dimana 75% adalah produk tisu (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wipes<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dan 25% adalah produk lain (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">others<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). <\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_5610\" aria-describedby=\"caption-attachment-5610\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5610 size-large\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/3.-Sesi-Presentasi-di-Ahlstrom-Munksj\u00f6-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/3.-Sesi-Presentasi-di-Ahlstrom-Munksj\u00f6-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/3.-Sesi-Presentasi-di-Ahlstrom-Munksj\u00f6-300x225.jpg 300w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/3.-Sesi-Presentasi-di-Ahlstrom-Munksj\u00f6-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5610\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 3. Sesi Presentasi di Ahlstrom-Munksj\u00f6. Sumber: Dokumentasi Pribadi<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya proses yang dirancang ramah lingkungan, produknya juga didesain ramah lingkungan. Salah satunya ada tisu basah yang tidak bermasalah jika dibuang di kloset karena dapat terurai secara alami. Tentunya ini hal yang tidak hanya inovatif, tetapi juga solutif bagi permasalahan lingkungan. Sedangkan untuk produk lain selain kertas tisu, di antaranya kertas dinding atau pelapis furnitur (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decor paper<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), kertas pencabut bulu di kulit (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">depilation paper<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), kertas\/plester pembalut luka (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wound care<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">),<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">kertas pelapis atap mobil (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nonwoven layer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), kertas pelapis atap ruangan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">acoustic ceiling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), dan kain keras bordir (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nonwoven fabric<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_5611\" aria-describedby=\"caption-attachment-5611\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5611 size-large\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/4.-Kertas-Pelapis-Furnitur-Decor-Paper-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/4.-Kertas-Pelapis-Furnitur-Decor-Paper-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/4.-Kertas-Pelapis-Furnitur-Decor-Paper-300x225.jpg 300w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/4.-Kertas-Pelapis-Furnitur-Decor-Paper-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5611\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 4. Kertas Pelapis Furnitur (Decor Paper). Sumber: Dokumentasi Pribadi<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tepat jam lima sore, rangkaian acara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">study visit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun usai. Bus membawa kami kembali ke Stockholm, menembus salju yang turun tipis sesekali tebal. Sepanjang perjalanan pulang, seperti biasa saya mencoba melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari kegiatan ini. Saya kurang begitu paham apakah di Indonesia ada perusahaan seperti ini dimana produk dari batang pohon sangatlah beragam, padahal intinya sama : produk kertas. Selama ini, saya hanya beranggapan bahwa produk kertas hanya sebatas kertas yang digunakan untuk tulis-menulis atau cetak-mencetak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, mata kuliah ini dan juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">study visit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya semakin membuka wawasan dan pikiran saya. Saya lalu teringat satu kalimat yang senantiasa disampaikan oleh Lars W\u00e5gberg, salah seorang dosen di mata kuliah ini yang merupakan ketua divisi riset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Fibre Technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di KTH. \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Application may vary, but the science is the same<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,\u201d kata Lars yang pada intinya satu konsep yang mendasar kuat bisa berkembang menjadi banyak hal yang penuh manfaat. Saya lagi-lagi bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar di luar negeri. Semoga suatu hari nanti, Indonesia semakin maju dan semakin mandiri dalam hal sains dan teknologi.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_5612\" aria-describedby=\"caption-attachment-5612\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5612 size-large\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/5.-Lars-and-His-Indonesian-Student-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"540\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/5.-Lars-and-His-Indonesian-Student-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/5.-Lars-and-His-Indonesian-Student-300x225.jpg 300w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/5.-Lars-and-His-Indonesian-Student-768x576.jpg 768w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/5.-Lars-and-His-Indonesian-Student.jpg 1754w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5612\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 5.<em> Lars and His Indonesian Student<\/em>. Sumber: Dokumentasi Pribadi<\/figcaption><\/figure>\n<pre><b>Oleh:<\/b><b>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Ahmad Satria Budiman \u2013 Stockholm<\/span>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Macromolecular Materials<\/span>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Master Program \u2013 KTH Royal Institute of Technology<\/span><\/pre>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada bulan Februari, musim dingin di Stockholm seolah sedang mencapai puncaknya. Tidak hanya salju yang turun hampir setiap hari, tetapi juga temperatur udara yang berada di kisaran -10oC. Seperti pagi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5610,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-5607","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan"],"views":293,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5607"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5607"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5607\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8273,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5607\/revisions\/8273"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5610"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5607"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5607"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5607"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}