{"id":5668,"date":"2018-03-28T09:38:59","date_gmt":"2018-03-28T07:38:59","guid":{"rendered":"https:\/\/ppiswedia.com\/masakini\/?p=5668"},"modified":"2023-12-07T16:56:37","modified_gmt":"2023-12-07T15:56:37","slug":"bikin-start-up-company-sambil-kuliah-di-swedia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/bikin-start-up-company-sambil-kuliah-di-swedia\/","title":{"rendered":"Bikin Start-Up Company sambil Kuliah di Swedia? Bisa banget!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Kuliah di Swedia bukan hanya masuk kuliah dan kembali ke <em>housing<\/em> aja loh! Selain bisa ikut serta berbagai\u00a0kegiatan yang diadakan di kampus seperti <em>workshop<\/em> dan seminar atau aktivitas lainnya di <em>student nations<\/em> (mengenai student nations bisa dilihat pada tulisan PPI Swedia sebelumnya), sebagai mahasiswa kita juga diberi banyak kesempatan untuk mengikuti kegiatan lain yang diselenggarakan oleh organisasi-organisasi di Swedia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di Swedia, kamu bisa menemukan adanya semangat <em>enterprenership<\/em>\u00a0di setiap kampus. Lund University misalnya, memiliki Venture Lab dan Lund Innovation. Venture Lab ini bertujuan untuk membantu mahasiswa di Lund University untuk merealisasikan ide, <em>bussiness development<\/em>, <em>business incubator<\/em> dan juga menyelenggarakan kegiatan dan <em>workshop<\/em> untuk menginspirasi dan mengedukasi mereka mengenai <em>entrepreneurship<\/em>. Sedangkan Lund Innovation <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">adalah pusat inovasi dan komersialisasi di Lund University yang berisi para peneliti dan mahasiswa. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu ada juga kompetisi Venture Cup dan Leap Frogs yang merupakan kompetisi <em>entrepreneurship<\/em> yang memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk merealisasikan serta\u00a0mengetes idenya kepada pasar yang dituju. FYI, kompetisi ini dilaksanakan setiap tahun lho.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Libur musim panas 2017 kemarin, saya berkesempatan bergabung dengan program \u201d<em>Summer Accelerator<\/em>\u201d dengan Drivhuset Malmo. Drivhuset adalah organisasi inkubasi bisnis yang memiliki beberapa program diantaranya <em>Guidance, Training<\/em> dan <em>Venue<\/em>. Drivehuset memfasilitasi para pemula dalam <em>start-up company<\/em> untuk merealisasikan idenya. Selain di Malmo, Drivhuset juga ada di beberapa kota di Swedia seperti Stockholm, Goteborg, Boras, Vaxjo, Orebro, Karlstad, dan Kalmar. Dari website-nya didapatkan informasi bahwa setiap tahunnya Drivhuset melakukan sekitar 4000 bimbingan yang melahirkan 1000 perusahaan<em> start-up<\/em> baru. Untuk informasi lebih lanjutnya bisa dilihat di <a href=\"http:\/\/www.drivhuset.se\">sini<\/a><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Summer accelerator<\/em> sendiri adalah program yang dilaksanakan selama\u00a0musim panas untuk membantu mahasiswa merealisasikan ide bisnisnya, khususnya ide untuk memulai <em>start-up company<\/em>. Idenya bisa macam-macam, dari mulai bidang IT, makanan, seni, <em>fashion<\/em> dan lainnya. Untuk ide saya sendiri adalah mengenai<em>\u00a0social enterpreneurship<\/em>. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengalaman saya mengikuti\u00a0program ini dimulai dengan pendaftaran yang dibuka menjelang libur musim panas, kami (para pelamar) harus mengisi beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan ide yang akan kami realisasikan pada program <em>summer accelerator<\/em>. Setelah itu dilanjutkan dengan wawancara\u00a0lewat Skype, dimana hasilnya ada 11 mahasiswa di wilayah Swedia bagian selatan (wilayah Sk\u00e5ne) yang ikut serta dalam <em>summer accelerator<\/em> tahun 2017. Kami bersebelas memiliki ide yang berbeda, teman dari Swedia sudah punya <em>start-up company<\/em> di bidang jasa perbaikan pakaian namanya Rephamera, teman dari Gambia membuat <em>mentorship<\/em> Gambia dan Swedia untuk para anak muda perempuan di sana agar tidak putus sekolah, teman dari Rumania membuat organisasi yang membantu para imigran lebih mudah berintegrasi dengan kehidupan di Swedia\u00a0dengan memfasilitasi\u00a0mereka melalui bantuan psikologis, dan masih banyak ide-ide hebat lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya memberi nama proyek saya \u201d<em>tillsammans<\/em>\u201d, yang berarti kebersamaan dalam bahasa Swedia. Dengan slogan \u201d<em>one bag one book<\/em>\u201d, jika kamu membeli satu <em>tote bag<\/em> dengan sentuhan Batik Indonesia maka keuntungannya akan\u00a0digunakan untuk membeli buku\u00a0yang ditujukan untuk anak-anak di kaki gunung Sumbing Magelang. Kebetulan sejak tahun 2015, saya dan beberapa teman sudah memulai sebuah rumah buku, kami juga datang beberapa bulan sekali untuk melakukan aktivitas edukasi seperti mewarnai bersama, menonton film, dan membaca bersama yang semuanya dilakukan secara <em>voluntary<\/em>. Kami membuat itu didasari banyaknya fenomena pernikahan dini yang banyak terjadi di sana, dimana setelah masa Sekolah Dasar sebagian besar dari mereka akan langsung menikah dan mempunyai anak. Menurut UNICEF, sekitar satu dari empat anak perempuan di Indonesia menikah dibawah umur 18 tahun loh, oleh karena itu kami hanya berharap supaya mereka bisa tetap mengakses pengetahuan, tetap bisa sekolah dan juga merasa bahagia sebagaimana mestinya. Kalau kata Neil Gaiman, &#8220;<em>A book is a dream that you hold in your hand.<\/em>&#8220;Dengan nama\u00a0<em>tillsammans<\/em>, saya berharap kita bisa bersama-sama membantu anak-anak tersebut untuk tetap bermimpi \u00a0lewat buku yang mereka baca. Masa depan Indonesia ada di anak-anak yang cerdas!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kembali lagi ke <em>summer accelerator<\/em>, pada tahapan pertama kami bersama melakukan <em>team building<\/em> di sebuah <em>summer house<\/em>\u00a0di daerah Hoor. Kami (para peserta) saling mengenal dan saling memberikan dukungan untuk merealisasikan ide kami. Buat saya pengalaman ini seru banget karena selain dapat materi yang bisa bikin kami lebih dekat secara tim, saya juga jadi tahu bagaimana orang Swedia menghabiskan libur musim panas di <em>summer house<\/em> mereka. Setelah itu dimulailah <em>workshop<\/em> untuk <em>bussiness plan, marketing strategies, how to pitch,<\/em> serta diakhiri dengan presentasi ide kita di depan para calon investor dan <em>bussines angels<\/em>. Selama 6 minggu, kami didampingi oleh mentor dari Drivhuset Malmo, waktu itu mentor saya namanya Jenny. Setiap awal minggu kami diminta untuk membuat rencana yang akan dilakukan selama satu minggu dan rencana tersebut akan dievaluasi setiap hari jumat sore. Selama itupun juga kami bersebelas &#8220;<em>struggling<\/em>&#8221; dengan ide kita masing-masing.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dan setelah enam minggu, tibalah &#8220;<em>Demo Day<\/em>&#8221; dimana kita\u00a0mempresentasikan ide masing-masing\u00a0serta semua yang sudah dilakukan selama enam minggu di depan para investor dan <em>bussiness angels<\/em>. Kalau mereka tertarik, mereka akan langsung berinvestasi pada ide kita yang nantinya akan menjadi <em>start-up company.<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buat saya pengalaman ini sangatlah berharga. Saya jadi mengerti bagaimana merealisasikan ide sampai menjadi <em>start-up company<\/em> dan tentu saja <em>summer accelerator<\/em> ini memperluas <em>network<\/em> saya di Swedia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi klo pengen kuliah sambil realisasiin ide dan belajar bikin <em>start-up company<\/em> di Swedia, jawabannya: bisaaaa banget!<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Oh iya, jangan lupa bantu support <em>tillsammans project<\/em> ya! Teman-teman b<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">isa cek soal proyek tersebut dengan follow Instagram-nya di sini: <\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/tillsammans.project\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/www.instagram.com\/tillsammans.project\/<\/span><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Yaaa, walaupun sementara ini belum<em> update<\/em> lagi karena tesis, tapi habis tesis kita mau <em>launching product<\/em> dan <em>project<\/em> baru loh. <em>Help us keep the children dreaming!<\/em><\/span><\/p>\n<pre>Oleh:\n<span style=\"font-weight: 400;\">Noviyanti Liana Dewi - <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Malm\u00f6<\/span>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Lund University \u2013 Public Health<\/span><\/pre>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuliah di Swedia bukan hanya masuk kuliah dan kembali ke housing aja loh! Selain bisa ikut serta berbagai\u00a0kegiatan yang diadakan di kampus seperti workshop dan seminar atau aktivitas lainnya di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5674,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3,6,7,8,11],"tags":[],"class_list":["post-5668","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan","category-lund","category-mahasiswa","category-malmo","category-tentang-swedia"],"views":430,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5668"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5668"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5668\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8213,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5668\/revisions\/8213"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}