{"id":6684,"date":"2019-09-02T08:57:14","date_gmt":"2019-09-02T06:57:14","guid":{"rendered":"https:\/\/ppiswedia.com\/masakini\/?p=6684"},"modified":"2024-02-11T20:27:47","modified_gmt":"2024-02-11T19:27:47","slug":"belajar-tidak-melulu-tentang-teori","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/belajar-tidak-melulu-tentang-teori\/","title":{"rendered":"Belajar Tidak Melulu Tentang Teori"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan orang enggan untuk kembali melanjutkan studi S2 lantaran salah satu alasannya adalah S2 biasanya sangat terkait dengan pembelajaran beragam teori yang cenderung membosankan. Ditambah lagi, pertimbangan untuk langsung kerja setelah kuliah S1 selalu dilandaskan dengan alasan ingin mencari pengalaman kerja atau ingin menerapkan teori yang sudah dipelajari pada masa S1 terdahulu. Padahal, sebenarnya belajar tidak selalu harus terpaku dengan teori dan dapat diseimbangkan dengan kegiatan praktek dalam setiap pembelajarannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep belajar teori dan praktek yang seimbang ini diterapkan oleh universitas-universitas di Swedia salah satunya di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Linnaeus University,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tempat saya menempuh studi dengan jurusan yang sedang saya ambil adalah<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Business Process Control and Supply Chain Management fronts in Logitics.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semester lalu saya mengambil mata kuliah yang dinamakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Process Based Management Control. M<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ata kuliah ini berisi bagaimana mengontrol proses yang terjadi dalam suatu perusahaan dan rantai pasok mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">input<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sampai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">output<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dalam mata kuliah ini, saya memiliki 1 proyek dengan 4 tema. Saya harus mencari sebuah perusahaan untuk dijadikan tempat pembelajaran bersama rekan sekelompok saya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tema pertama, kami diberikan sebuah tugas untuk mencari teori yang relevan dan paling baru terkait <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Process Management Control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kemudian, kami merangkum kesebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">paper<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan dipresentasikan di depan kelas. Salah satu hal yang menarik dan pertama kali saya alami adalah kami melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">peer review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dengan kelompok lain. Disini keterlibatan kelompok lain dalam menganalisis hasil tulisan dan presentasi kami sangat membantu. Saya belajar banyak hal mengenai cara penulisan dan bagaimana menuliskan ide kedalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">paper<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> agar terlihat relevan, serta informasi apa yang dibutuhkan untuk melengkapi kekurangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">paper <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang sedang dikerjakan. Tentu saja, dosen disini juga memberikan masukkan yang tak kalah pentingnya untuk proses pengerjaan tema selanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kami mengerti secara teori pada tema pertama, kami mencari kerjasama dengan perusahaan. Teman-teman tidak perlu khawatir dengan proses pencarian perusahaan untuk tugas kuliah, karena setiap universitas pasti memiliki hubungan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan sekitar. Contohnya, kami mendapatkan perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">power supply and battery<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di sekitar universitas kami, yaitu KraftPowercon.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama pengerjaan tema 2 sampai tema 4, kami dihadapkan dengan perbedaan teori dan prakteknya di lapangan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini yang kami masukkan kedalam tulisan dan tidak lupa kami juga memberikan rekomendasi untuk perusahaan dalam melakukan perbaikan dimasa mendatang. Tema ke 2 kami membicarakan mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gap <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan hal-hal apa yang perlu diperbaiki dalam perusahaan secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">internal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tema ke 3 kami membicarakan mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gap <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan hal-hal apa yang perlu diperbaiki dalam perusahaan secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eksternal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tema terakhir kami diminta untuk membuat sebuah model proses baru untuk perusahaan dan rekomendasi yang sekiranya dapat diterapkan untuk perusahaan kedepannya. Tentunya dalam setiap tema akan dilakukan presentasi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">peer review,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan diberikan masukan oleh dosen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dipahami dari konsep belajar di mata kuliah ini, perusahaan, universitas, dan mahasiswa sama-sama memperoleh keuntungan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(win win solution)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Perusahaan mendapatkan ide untuk semakin memajukan bisnisnya dan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">continous improvement.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sementara itu, universitas dapat meningkatkan hubungan dengan perusahaan dan mahasiswa memperoleh wawasan baik secara teori dari jurnal, buku, dan kelas maupun praktek di perusahaan langsung, serta membangun relasi baru dengan perusahaan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6687 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/material-requirement-planning.jpg\" alt=\"\" width=\"4160\" height=\"3120\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/material-requirement-planning.jpg 4160w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/material-requirement-planning-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 4160px) 100vw, 4160px\" \/><\/p>\n<figure id=\"attachment_6685\" aria-describedby=\"caption-attachment-6685\" style=\"width: 4160px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6685 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/visual-board.jpg\" alt=\"\" width=\"4160\" height=\"3120\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/visual-board.jpg 4160w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/visual-board-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 4160px) 100vw, 4160px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6685\" class=\"wp-caption-text\">Visual board untuk mengetahui target dan performa yang dicapai oleh departemen Produksi KraftPowercon<\/figcaption><\/figure>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Last but not the least\u00b8<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selain bekerja sama dengan perusahaan langsung, saya merasa sangat bersyukur karena telah diberikan kesempatan oleh manajer untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">company visit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kami menjadi benar-benar mengerti bagaimana proses KraftPowercon sebagai perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">powersupply and battery <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berjalan mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">input <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sampai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">output. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga tulisan yang tertuang dalam tugas kami benar-benar relevan dan dapat diterapkan dalam perusahaan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sharing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pengalaman dari saya mengenai kehidupan belajar di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Linnaeus University<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, semoga bermanfaat! <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tack!<\/span><\/i><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Ester Lisnati Jayadi<\/strong><br \/>\n<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Master Program in Business Process Control and Supply Chain Management<br \/>\n<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">Linnaeus University, V\u00e4xj\u00f6<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p>Editor: Ria Ratna Sari<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebanyakan orang enggan untuk kembali melanjutkan studi S2 lantaran salah satu alasannya adalah S2 biasanya sangat terkait dengan pembelajaran beragam teori yang cenderung membosankan. Ditambah lagi, pertimbangan untuk langsung kerja&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[3,4,7],"tags":[],"class_list":["post-6684","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kegiatan","category-kuliah","category-mahasiswa"],"views":416,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6684"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6684"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6684\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7002,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6684\/revisions\/7002"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6684"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6684"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6684"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}