{"id":6784,"date":"2019-10-09T10:06:50","date_gmt":"2019-10-09T08:06:50","guid":{"rendered":"https:\/\/ppiswedia.com\/masakini\/?p=6784"},"modified":"2020-03-01T22:17:37","modified_gmt":"2020-03-01T21:17:37","slug":"lights-in-alingsas-workshop-tak-terlupakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/lights-in-alingsas-workshop-tak-terlupakan\/","title":{"rendered":"Lights in Alings\u00e5s\u00a0Workshop tak Terlupakan"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIt\u2019s better to light a small candle than to curse the darkness\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<figure id=\"attachment_6789\" aria-describedby=\"caption-attachment-6789\" style=\"width: 729px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6789\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Alingsas1.jpg\" alt=\"\" width=\"729\" height=\"485\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6789\" class=\"wp-caption-text\">Lights in Alings\u00e5s 2019 &#8211; opening<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tanggal 21-29 September 2019, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">workshop <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Lighting Design di Alingsas, Sweden. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Workshop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini terbuka untuk profesional maupun pelajar, dengan biaya sekitar 3700 Kr untuk pelajar dan 6500 kr untuk profesional. Namun, beberapa universitas di Swedia yang memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Master Program<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di bidang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Lighting Design<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014diantaranya KTH dan Jonk\u00f6ping University\u2014membuka kesempatan beasiswa bagi 10 mahasiswa setiap tahunnya untuk mengikuti acara ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika menerima welcoming letter dari KTH, saya mendapat notifikasi untuk mendaftarkan diri. Pihak jurusan menekankan bahwa mahasiswa sangat direkomendasikan untuk mengikuti workshop ini. Bahkan, diinformasikan bahwa kalender akademik akan dikosongkan saat event ini berjalan, sehingga peserta workshop tidak akan ketinggalan kelas. Untuk mengikuti proses seleksi, kami harus mengupload resume singkat dan serta essay. Segera saya mengirim persyaratan tersebut, dan beberapa hari kemudian saya menerima respon dari penyelenggara acara kalau saya mendapatkan beasiswa untuk mengikuti acara ini, termasuk akomodasi dan konsumsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lighting Festival terbesar di Swedia ini ternyata sudah dimulai\u00a0 pada tahun 1998, ketika mahasiswa dari University of Gothenburg melakukan eksperimen mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">architectural lighting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di ruang publik, dan diikuti di tahun berikutnya oleh mahasiswa dari Jonk\u00f6ping University. Event ini kemudian memberikan manfaat bagi penduduk Alings\u00e5s maupun para pelajar, sehingga pemerintah kota dan perusahaan lokal Alings\u00e5s Energi menjalin kerjasama dengan PLDA (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Professional Lighting Designer Association<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)\u2014saat ini IALD (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">International Association of Lighting Designers<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)\u2014untuk mengadakan acara ini di setiap tahunnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hari sebelum event dimulai, pihak penyelenggara mengumumkan para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lighting designer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang akan menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">workshop head <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada Lights in Alings\u00e5s tahun ini. Saya terkesan membaca resume para senior designer dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">nationality<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sangat beragam mulai dari Australia, United Arab Emirates, USA, Scotland, Sweden, Denmark, Finland sampai India. Beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">workshop head<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga menyebutkan bahwa mereka sudah pernah terlibat di acara ini sebagai pelajar, dan ingin kembali untuk berkontribusi membagi ilmu untuk para peserta-peserta baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehari sebelum acara, saya dan 3 teman saya dari KTH berangkat dari Stockholm dengan menggunakan kereta api. Kami naik kereta high speed train yang berangkat pada pukul 06.10, dengan alasan harga termurah. Kami sangat menikmati perjalanan karena disuguhi pemandangan yang indah di kanan kiri. Saking nikmatnya perjalanan, ketika sampai di Alings\u00e5s, kami tidak sadar bahwa high speed train hanya berhenti kurang dari 2 menit, sehingga ketika sampai di pintu kereta, kereta sudah terlanjur bergerak kembali dan kami terbawa ke Gothenburg. Karena pasrah, kami memutuskan untuk mengorganisir trip spontan di Gothenburg selama sekitar 5 jam dan memesan tiket kereta sore ke Alings\u00e5s dari Gothenburg Station.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Workshop dimulai dengan pembukaan dari Alings\u00e5s Energi. Disebutkan bahwa peserta tahun ini berjumlah sekitar 50 orang dari 27 negara yang berbeda. Kemudian, CEO Alings\u00e5s menjelaskan mengenai sejarah dan tujuan dari Lights in Alings\u00e5s. Tujuan dari acara ini adalah untuk menjadi contoh yang baik untuk penerapan desain lighting pada ruang publik. Untuk mencapai tujuan tersebut, acara ini memiliki empat misi, diantaranya edukasi, eksibisi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">event<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">experience<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Misi edukasi dilakukan dengan mengadakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">workshop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang melibatkan professional lighting designers sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">workshop head<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pelajar dan profesional sebagai peserta, supplier sebagai sponsor yang menyediakan produk lampu terbaru dan peralatan, serta electrical students di Alings\u00e5s untuk membantu para peserta membangun instalasi. Misi eksibisi, acara ini mengundang para perancang kota, arsitek,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> develope<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">r, serta kontraktor\u2014untuk meningkatkan awareness para profesional di berbagai bidang tersebut terhadap dunia lighting design. Selain itu, acara ini juga terbuka untuk dinikmati oleh publik, sehingga meningkatkan potensi tourism kota Alings\u00e5s. Menurut saya, dengan adanya kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, acara ini menjadi sangat bermakna\u2014bukan hanya sebatas pameran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">light art installation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">event<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sangat menarik dan tentunya bermanfaat untuk diadakan di Indonesia untuk menarik para tourist.<\/span><\/p>\n<div class=\"mceTemp\"><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Acara dilanjutkan dengan presentasi para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">workshop head<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berisi perkenalan, serta tema dan lokasi masing-masing, Tema utama tahun ini adalah \u201cBe The Light\u201d, dengan tagline <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIt\u2019s better to light a small candle than to curse the darkness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d. Maknanya adalah bahwa dalam menghadapi segala krisis yang terjadi di dunia pada saat ini, lebih baik untuk berusaha melakukan kontribusi kecil dibandingkan mengeluhkan keadaan. Setelah selesai presentasi konsep, uniknya para peserta diberi kuisioner untuk memilih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">workshop head<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pilihan mereka dan kemudian akan dibagi menjadi kelompok-kelompok. Ketika pengumuman pembagian kelompok, saya sangat senang karena mendapat workshop head pilihan pertama saya, yaitu Cecilia Cronelid dan Johanna Enger. Mereka berdua adalah lighting designer alumni KTH yang memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lighting design &amp; research consultant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berbasis di Stockholm. Mereka berdua juga bekerja sebagai dosen di Konstfack University of Art Craft and Design School. Konsep mereka saya anggap paling menarik, karena terinspirasi dari sebuah riset yang berasumsi bahwa syaraf di dalam tubuh manusia dapat memancarkan cahaya.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_6797\" aria-describedby=\"caption-attachment-6797\" style=\"width: 1358px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6797 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Screen-Shot-2019-10-08-at-21.12.54.png\" alt=\"\" width=\"1358\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Screen-Shot-2019-10-08-at-21.12.54.png 1358w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Screen-Shot-2019-10-08-at-21.12.54-768x611.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1358px) 100vw, 1358px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6797\" class=\"wp-caption-text\">Proses brainstorming dan eksperimen<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hari hari berikutnya\u00a0 dipenuhi dengan proses yang sangat menyenangkan, dimulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brainstorming<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> konsep bersama tim saya dan para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">workshop head<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, melakukan eksperimen dengan berbagai material dan berbagai jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">light sources, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">serta mulai membangun instalasi di lokasi. Diantara proses pembuatan instalasi, tiap kelompok diwajibkan untuk melakukan presentasi untuk menjelaskan konsep dan rancangan instalasi. Saya terpilih untuk mewakili tim bersama dua orang lainnya untuk melakukan presentasi konsep serta presentasi final ke klien, yaitu pihak Alings\u00e5s Energi serta pemerintah kota.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_6798\" aria-describedby=\"caption-attachment-6798\" style=\"width: 1456px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6798 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Screen-Shot-2019-10-08-at-21.16.18.png\" alt=\"\" width=\"1456\" height=\"966\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Screen-Shot-2019-10-08-at-21.16.18.png 1456w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Screen-Shot-2019-10-08-at-21.16.18-768x510.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1456px) 100vw, 1456px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6798\" class=\"wp-caption-text\">Proses pembangunan instalasi<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_6787\" aria-describedby=\"caption-attachment-6787\" style=\"width: 698px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6787 \" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Alingsas8.jpg\" alt=\"\" width=\"698\" height=\"523\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6787\" class=\"wp-caption-text\">Presentasi konsep<\/figcaption><\/figure>\n<figure id=\"attachment_6786\" aria-describedby=\"caption-attachment-6786\" style=\"width: 832px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6786\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Alingsas9.jpg\" alt=\"\" width=\"832\" height=\"627\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6786\" class=\"wp-caption-text\">Hasil instalasi karya kami yang berjudul the source \u2013 the connection \u2013 the environment<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tanggal 28 September 2019, eksibisi dibuka untuk umum. Para pengunjung mengikuti tour yang dipimpin oleh para local guide senior yang sudah puluhan tahun terlibat dalam acara ini. Menurut saya, hal terindah pada acara ini adalah melihat respons para pengunjung yang sangat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">excited<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam berinteraksi dengan hasil karya kami. Hal ini sangat menginspirasi saya untuk terus berkarya dalam bidang yang sangat saya minati ini. Disamping itu, acara ini juga sangat bermanfaat untuk membangun koneksi dengan sesama pelajar maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">professional<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Untuk para pembaca yang tertarik, eksibisi Lights in Alings\u00e5s masih dibuka sampai tanggal 3 November 2019! Infonya dapat ditelusuri lebih lanjut pada laman berikut ini: <a href=\"https:\/\/www.lightsinalingsas.se\/en\/plan-your-visit\/\">https:\/\/www.lightsinalingsas.se\/en\/plan-your-visit\/\u00a0<\/a><\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_6799\" aria-describedby=\"caption-attachment-6799\" style=\"width: 1370px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6799 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Screen-Shot-2019-10-08-at-21.21.12.png\" alt=\"\" width=\"1370\" height=\"1038\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Screen-Shot-2019-10-08-at-21.21.12.png 1370w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/Screen-Shot-2019-10-08-at-21.21.12-768x582.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1370px) 100vw, 1370px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6799\" class=\"wp-caption-text\">Foto bersama tim dan workshop head ketika penutupan acara workshop<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian!<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Dane Amilawangi<\/strong><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Master Student in Architectural Lighting Design, KTH<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Stockholm<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p>Editor: Ria Ratna Sari<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cIt\u2019s better to light a small candle than to curse the darkness\u201d Pada tanggal 21-29 September 2019, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti workshop Lighting Design di Alingsas, Sweden. Workshop ini&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6789,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[4,7,1],"tags":[149,151,150,152],"class_list":["post-6784","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliah","category-mahasiswa","category-uncategorized","tag-architectural","tag-kth","tag-lighting-designers","tag-master-program"],"views":317,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6784"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6784"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6784\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6992,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6784\/revisions\/6992"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6789"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}