{"id":6827,"date":"2019-11-06T10:39:03","date_gmt":"2019-11-06T09:39:03","guid":{"rendered":"https:\/\/ppiswedia.com\/masakini\/?p=6827"},"modified":"2020-03-01T22:16:39","modified_gmt":"2020-03-01T21:16:39","slug":"peran-mahasiswa-dalam-sistem-pendidikan-di-kampus-swedia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/peran-mahasiswa-dalam-sistem-pendidikan-di-kampus-swedia\/","title":{"rendered":"Peran Mahasiswa dalam Sistem Pendidikan di Kampus Swedia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mahasiswa sebagai pelajar adalah objek utama di dalam sistem pendidikan. Melalui tulisan ini, saya akan berbagi pengalaman sebagai seorang mahasiswa internasional yang dapat secara aktif membuat perubahan dalam sistem pendidikan di salah satu kampus di Swedia, Chalmers University of Technology.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah satu tahun saya lewati sebagai mahasiswa master internasional di Chalmers. Saya senang melihat bagaimana kampus ini senantiasa mengevaluasi sistem pendidikannya dengan melaksanakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bersama mahasiswa di akhir setiap mata kuliah. Sebesar apa dampak dari suara mahasiswa dalam sistem pendidikan kampus ke depannya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meninjau kampus tempat saya menyelesaikan studi S1 di Indonesia sebelumnya, mahasiswa juga dapat menyuarakan pendapat tentang bagaimana kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Serta dapat pula memberikan saran serta ide untuk perbaikan ke depannya. Namun, saya merasa ada dampak lebih dari andil yang mahasiswa berikan setelah berpartisipasi dalam proses evaluasi di Chalmers karena metode yang digunakannya. Di Chalmers, setiap mata kuliah memiliki beberapa perwakilan mahasiswa yang disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student representatives <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang dipilih secara acak. Beruntung, saya terpilih sebagai satu dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student representatives <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam beberapa mata kuliah yang sudah saya ambil untuk berkontribusi lebih dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">feedback system<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pendidikan di Chalmers.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya melihat bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">feedback system <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang ada sangatlah transparan, sistematis, dan menggunakan platform <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mudah digunakan. Secara lengkap, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang diberikan setiap mahasiswa di kelas tercantum dalam kuesioner <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kemudian hasilnya akan secara detil ditindaklanjuti oleh para pengajar bersamaan dengan para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student representatives.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di setiap mata kuliah, terdapat dua pertemuan wajib antara para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student representatives <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan pengajar (atau Professor). Rapat pertama diadakan di tengah periode perkuliahan sedangkan rapat kedua dilangsungkan setelah periode studi selesai. Biasanya setelah ujian mata kuliah tersebut dilaksanakan dan para mahasiswa telah rampung mengisi kuesioner <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebagai salah satu yang terpilih, sebelum rapat saya berdiskusi dengan teman di kelas mengenai kelangsungan proses pembelajaran yang sedang berlangsung. Sebagai representasi mahasiswa, saya merasa didengar saat bisa memberikan saran secara lebih personal sebagai tambahan dari kuesioner <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di penghujung periode studi. Bonusnya, para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student representatives <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">diberikan <\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/chalmersstore\/?hl=en\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Chalmers Store<\/span><\/i><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\"> gift cards<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa digunakan untuk membeli peralatan kuliah ataupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">merchandise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kampus Chalmers.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_6828\" aria-describedby=\"caption-attachment-6828\" style=\"width: 4032px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6828 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/20190219_132202-e1572990255215.jpg\" alt=\"\" width=\"4032\" height=\"2268\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6828\" class=\"wp-caption-text\">Merchandise dari Chalmers Store<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam rapat pertama di tengah periode perkuliahan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mid-term evaluation meeting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), saya bersama para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student representatives,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pengajar berdiskusi tentang pandangan mahasiswa dan pengajar terhadap kondisi pembelajaran yang sedang berlangsung. Para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student representatives <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sharing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tentang apapun yang dirasakan di dalam kelas, seperti jumlah tugas yang diberikan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">deadline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari setiap tugas, opini tentang metode pengajaran yang digunakan, sampai diskusi mengenai porsi penilaian. Saran dan masukan yang ditampung dari rapat ini kemudian akan menjadi pertimbangan untuk menjalankan sisa periode pembelajaran di kelas selanjutnya. Sebagai contoh, sebagai mahasiswa jurusan Nanoteknologi, banyak sekali rumus yang saya temui di kelas. Saya sempat merasa penjelasan dari rumus yang dimunculkan di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">slide<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kurang jelas di salah satu kelas, dengan tidak adanya beberapa keterangan mengenai simbol tertentu. Lalu yang kemudian terjadi adalah saran yang saya sampaikan langsung ditindaklanjuti di pertemuan saat kelas selanjutnya! Materi<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">presentasi di kelas diperbaiki dengan tambahan keterangan atas simbol dari rumus yang ada. Setiap aspirasi dan pernyataan yang diberikan mahasiswa saat rapat secara terbuka didiskusikan untuk menghasilkan proses pembelajaran yang lebih baik. Perasaan merasa didengar dan berdampak pada sistem edukasi Chalmers adalah hal yang sangat spesial bagi saya, seorang mahasiswa. Hal menarik lainnya di kelas juga sempat saya bagikan dan ceritakan <\/span><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=-FNA11202U4&amp;list=PLHd2z53QAchhAThfV62mXvqn-HPzx2j1G&amp;index=6\"><span style=\"font-weight: 400;\">disini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya di rapat kedua (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">final evaluation course meeting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student representatives, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pengajar, dan tambahan perwakilan dari program jurusan di bidang akademik berkumpul dan menelusuri hasil kuesioner yang telah disebarkan sebelumnya kepada seluruh mahasiswa. Kami mendapatkan pandangan menyeluruh terhadap proses pembelajaran yang sudah dilaksanakan di periode studi yang baru saja dilalui. Karena dihadiri oleh pihak-pihak terkait, kami bersama-sama bahkan mampu untuk mengembangkan proses pembelajaran ke arah yang lebih baik sebelum mata kuliah tersebut dilaksanakan di periode studi selanjutnya. Saya setuju dengan pepatah yang berbunyi \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">feedback is a gift<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d Ide dan saran yang diberikan mahasiswa secara langsung dapat membawa pengaruh yang sangat besar terhadap institusi pendidikan serta masa depan dari siswanya sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk transparansi, hasil survei dan hasil rapat selalu disematkan di <\/span><a href=\"https:\/\/student.portal.chalmers.se\/en\/chalmersstudies\/courseinformation\/courseevaluation\/Pages\/default.aspx\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Student Portal Website<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Teman-teman juga bisa mengecek ilustrasi mengenai evaluasi mata kuliah di Chalmers melalui <\/span><a href=\"https:\/\/vimeo.com\/191619445\"><span style=\"font-weight: 400;\">film animasi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> disini.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><i><strong>Sarah Zulfa Khairunnisa<\/strong><br \/>\n<\/i><i>Master Program of Nanotechnology at\u00a0Chalmers University of Technology<br \/>\n<\/i><i>Gothenburg<\/i><\/p><\/blockquote>\n<p>Editor: Ria Ratna Sari<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mahasiswa sebagai pelajar adalah objek utama di dalam sistem pendidikan. Melalui tulisan ini, saya akan berbagi pengalaman sebagai seorang mahasiswa internasional yang dapat secara aktif membuat perubahan dalam sistem pendidikan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6829,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[4,7],"tags":[159,51,160,120],"class_list":["post-6827","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliah","category-mahasiswa","tag-chalmers","tag-gothenburg","tag-student-representative","tag-study-in-sweden"],"views":391,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6827"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6827"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6827\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6988,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6827\/revisions\/6988"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}