{"id":6840,"date":"2019-11-21T18:19:10","date_gmt":"2019-11-21T17:19:10","guid":{"rendered":"https:\/\/ppiswedia.com\/masakini\/?p=6840"},"modified":"2024-02-11T20:15:31","modified_gmt":"2024-02-11T19:15:31","slug":"tantangan-unik-studi-mahasiswa-indonesia-di-swedia-gangguan-afektif-musiman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/tantangan-unik-studi-mahasiswa-indonesia-di-swedia-gangguan-afektif-musiman\/","title":{"rendered":"Tantangan \u2018Unik\u2019 Studi Mahasiswa Indonesia di Swedia: Gangguan Afektif Musiman\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Swedia merupakan salah satu negara tujuan studi yang banyak diminati oleh mahasiswa Indonesia. Salah satu negara yang berada di kawasan Skandinavia ini terkenal dengan sistem pendidikan yang seimbang antara pemahaman ilmu, beban studi mahasiswa dan kehidupan sosialnya. Interaksi antara mahasiswa dan staf kampus (mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lecturer, program coordinator, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sampai professor) berlangsung dengan santai, sehingga diskusi keilmuan yang kita lakukan berlangsung secara lebih lancar. Selain itu mayoritas pengajar dan teman kuliah di Swedia bisa berbahasa Inggris dengan lancar, sehingga mempermudah komunikasi kita di lingkungan akademik maupun sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kuliah di Swedia bukanlah tanpa tantangan. Swedia sebagai negara yang terletak lumayan utara di hemisfer, memiliki musim dingin yang cukup panjang dibandingkan negara Eropa lain. Memasuki penghujung tahun (sekitar bulan Oktober akhir), intensitas cahaya matahari cukup redup walau jam menunjukkan waktu tengah hari. Durasi sinar matahari pun semakin memendek (saat artikel ini ditulis, matahari terbit sekitar pukul 07.30 dan terbenam pukul 15.20). Pada kondisi tersebut,langit seringkali berawan, diselingi hujan dan angin yang kencang.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_6841\" aria-describedby=\"caption-attachment-6841\" style=\"width: 1146px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6841 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Screen-Shot-2019-11-21-at-18.15.43.png\" alt=\"\" width=\"1146\" height=\"1130\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Screen-Shot-2019-11-21-at-18.15.43.png 1146w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/Screen-Shot-2019-11-21-at-18.15.43-768x757.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1146px) 100vw, 1146px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6841\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 1. Suasana gelap dan hujan di kota Uppsala pada akhir pekan.<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kombinasi antara lingkungan yang gelap, cuaca yang tidak bersahabat, dan suhu dingin tentu mempengaruhi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kita sebagai mahasiswa perantauan. Beberapa dari kita mungkin akan merasakan rasa kantuk saat siang hari, kelelahan, sulit berkonsentrasi, suasana hati yang tertekan, dan kehilangan minat pada hal yang biasanya menyenangkan. Hal ini dapat menyebabkan gangguan siklus tidur dan makan, turunnya performa akademik dan interaksi sosial, perasaan putus asa dan tidak berharga, dan pada beberapa kasus yang berat dan tidak ditangani, dapat mengakibatkan pikiran berulang untuk mengakhiri hidup.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keadaan perubahan suasana hati yang berdampak pada aktivitas sehari-hari mungkin dapat menjadi tanda seseorang mengalami gangguan afektif musiman (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">seasonal affective disorder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\/ SAD). Dalam klasifikasi terbaru <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Diagnostic and Statistical Manual of Mental Health Disorders, Fifth Edition <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(DSM-5) yang diterbitkan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">American Psychiatric Association<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, SAD merupakan salah satu tipe depresi yang khas terjadi pada musim tertentu (pada umumnya musim dingin), yang berlangsung minimal selama 2 tahun. Pada orang-orang yang mengalami SAD, gejala depresif membaik ketika musim dingin telah terlewati. Untuk mahasiswa Indonesia yang berasal dari negara tropis yang senantiasa dilimpahi cahaya matahari, musim gugur akhir dan musim dingin dapat menjadi tantangan tersendiri (apalagi yang sedang studi di kota-kota yang berada di wilayah agak utara seperti Ume\u00e4, Uppsala dan Stockholm).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun tantangan \u2019unik\u2019 ini dapat mempengaruhi keadaan mahasiswa Indonesia, ada banyak strategi untuk menghadapi gangguan afektif musiman. Menjaga kesehatan diri sendiri \u2013 seperti makan makanan bergizi, olahraga yang teratur, berusaha untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stay connected <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan berkumpul bersama teman-teman yang mengerti anda merupakan salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan. Fika ataupun<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> ngabotram<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan sahabat-sahabat seperantauan PPI seringkali mampu memperbaiki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika perubahan suasana hati yang dialami mengarah ke SAD dan menggangu aktivitas sehari-hari, kampus-kampus di Swedia pada umumnya memiliki psikolog dan konselor di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student health center <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\/ <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">studenth\u00e4lsan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stand by<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada hari dan jam kerja untuk menegakkan diagnosa dan membantu mengelola <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kita. Beberapa kampus, seperti Uppsala University, memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">light room, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ruangan serba putih dengan cahaya putih yang dapat memperbaiki siklus jam internal tubuh (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">circadian rythm<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Bila gangguan ini terus berlanjut, konselor dan\/atau psikolog akan melakukan rujukan ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vardcentral <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk ditangani oleh dokter dan psikolog klinis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin, kuliah di Swedia mungkin memang cukup dingin dan gelap di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">autumn <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">winter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, gangguan afeksi musiman <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kadang menyebalkan<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">dapat dicegah dan dikelola dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">support system <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang ada di sekitar kita. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Last but not least, spring will definitely come after this long autumn and winter.<\/span><\/i><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>A. Charles<\/strong> <\/span><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Master Student in Infection Biology<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Uppsala University<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p>Editor: Ria Ratna Sari<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Swedia merupakan salah satu negara tujuan studi yang banyak diminati oleh mahasiswa Indonesia. Salah satu negara yang berada di kawasan Skandinavia ini terkenal dengan sistem pendidikan yang seimbang antara pemahaman&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6841,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[161,120,124,158],"class_list":["post-6840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tentang-swedia","tag-mental-health","tag-study-in-sweden","tag-sweden","tag-uppsala"],"views":354,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6840"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6840"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6840\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8347,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6840\/revisions\/8347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6841"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}