{"id":6927,"date":"2020-02-10T10:10:40","date_gmt":"2020-02-10T09:10:40","guid":{"rendered":"https:\/\/ppiswedia.com\/masakini\/?p=6927"},"modified":"2020-03-01T22:11:20","modified_gmt":"2020-03-01T21:11:20","slug":"keistimewaan-menjadi-seorang-pelajar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/keistimewaan-menjadi-seorang-pelajar\/","title":{"rendered":"Keistimewaan Menjadi Seorang Pelajar"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMenjadi seorang mahasiswa bukanlah sebuah beban, melainkan peluang\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu setengah tahun menempuh jenjang Master di Swedia menyadarkan saya akan mewahnya hak menjadi seorang pelajar. Bukan saja aspek keistimewaan secara finansial saja yang diperoleh, jauh lebih dari pada itu, banyak kesempatan dan peluang tersedia di kala status \u201cpelajar\u201d itu melekat di diri kita. Melalui tulisan ini, saya ingin bagikan keistimewaan yang saya alami selama menjadi mahasiswa di Swedia, khususnya di Lund University.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Kesempatan mendapat potongan harga!<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin ini bagian yang paling sepele, namun dampaknya paling bisa dirasakan secara nyata! Yaps, bukan pelajar namanya jika tidak tertarik dengan potongan harga atau diskon. Di negara Swedia sendiri, menjadi pelajar adalah sebuat kebahagiaan dimana terdapat harga khusus pelajar baik untuk sistem transportasi umum (kereta, bus, trem, pesawat), pembelian kebutuhan sandang di beberapa retails and <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">merchant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, hingga kebutuhan pangan (resto, caf\u00e9, kantin). Hal ini cukup menarik mengingat diskon yang ditawarkan beragam hingga 25-30% dibandingkan harga normal. Cukup menarik bukan?<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Kesempatan aktif mengikuti kegiatan keilmiahan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_6932\" aria-describedby=\"caption-attachment-6932\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6932 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG1-Competition.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"851\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG1-Competition.jpeg 1280w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG1-Competition-768x511.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6932\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 1: Penganugerahan Kompetisi DSDC IFTSA 2019 di USA<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mengikuti kegiatan perkuliahan di kelas dan laboratorium, menjadi pelajar semacam memberi tiket masuk bagi saya untuk ikut dalam berbagai kompetisi, konferensi, seminar serta aktivitas riset. Selama 1.5 tahun ini, saya beruntung mendapat kesempatan untuk mengikuti berbagai jenis perlombaan dan konferensi seperti: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Lund Innovation Bootcamp<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> 2018, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Developing Solutions for Developing Countries<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> 2019 di USA, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aarhus Symposium <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">2018 dan 2019<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">, Nordic Baltic Indonesian Scholars Conference<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> 2019 di Denmark, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">International Leadership Training <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">program dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Asian Congress on Nutrition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> 2019 di Bali, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Food Tech Conference<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> 2019 di Swedia, serta terlibat dalam beasiswa riset oleh P&amp;A Dejmek 2019 dan Master tesis Tetra Pak 2020.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Kesempatan untuk aktif berorganisasi\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_6928\" aria-describedby=\"caption-attachment-6928\" style=\"width: 1080px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6928 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG2-Volunteering.jpeg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"1018\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG2-Volunteering.jpeg 1080w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG2-Volunteering-768x724.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6928\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 2: Kegiatan Volunteering<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat begitu banyak wadah untuk berkontribusi dimulai dari organisasi pelajar seperti PPI, organisasi kemahasiswaan seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nations, Students Unions<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, serta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Clubs,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maupun organisasi di luar kampus baik skala regional maupun internasional. Manajemen waktu dan skala prioritas merupakan dua hal utama yang menjadi pertimbangan sebelum memutuskan mengambil tanggung jawab lebih seperti yang saya alami ketika menjadi sekretaris PPI Swedia maupun menjadi fasilitator dalam berbagai kegiatan seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">international mentor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bagi mahasiswa baru, caf\u00e9 language untuk melatih Bahasa Inggris anak-anak usia remaja di sekolah, serta mengajar sekolah minggu di gereja. Menariknya, keberagaman budaya dan latar belakang menjadi suatu tantangan tersendiri yang justru mengasah kemampuan adaptasi dan kepemimpinan saya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Kesempatan aktif bersosialisasi dan berkomunitas<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_6929\" aria-describedby=\"caption-attachment-6929\" style=\"width: 1123px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6929 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG3-International-Food-Tech-dinner.jpeg\" alt=\"\" width=\"1123\" height=\"927\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG3-International-Food-Tech-dinner.jpeg 1123w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG3-International-Food-Tech-dinner-768x634.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1123px) 100vw, 1123px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6929\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 3 Food Tech International Dinner<\/figcaption><\/figure>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Potluck <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan piknik merupakan dua istilah yang tak asing bagi kalangan pelajar. Sekedar berkumpul bersama teman-teman sekelas atau komunitas untuk berbagi masakan, menonton film, karaoke, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">travelling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi hiburan yang \u201cwah\u201d bagi pelajar di luar negeri. Prinsip utama untuk bersosialisasi cukup satu, yaitu mau membuka diri dan berbagi. Hal ini cukup ampuh untuk menyeimbangan kehidupan sosial di Swedia selain belajar.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Kesempatan menjadi tutor<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_6930\" aria-describedby=\"caption-attachment-6930\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6930 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG4-SI-tutor.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"450\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG4-SI-tutor.jpeg 800w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG4-SI-tutor-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6930\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 4: Kegiatan menjadi Fasilitator Tutor<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem pendidikan di kampus Swedia yang berfokus kepada kolaborasi dan bukan kompetisi memjadikan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">group work<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d merupakan makanan sehari-hari sebagai bagian dari tugas atau proyek mata kuliah. Di sisi lain, hal tersebut merupakan kesempatan bagi kita untuk berbagi ilmu maupun pengalaman dengan teman dalam kelompok. Beberapa jurusan di kampus Lund bahkan membuka kelas tutorial untuk mata kuliah tertentu yang dirasa sulit atau dikenal dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Supplemental Instructions<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sebagai fasilitator atau dikenal dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">SI-leader<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, saya memiliki peran untuk membantu junior saya dalam memahami mata kuliah tertentu tanpa harus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">menggurui<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, melainkan mendorong mereka secara berkelompok untuk belajar dan memahami topik perkuliahan melalui diskusi, kuis, maupun presentasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Kesempatan menjadi <i>student ambassador<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_6931\" aria-describedby=\"caption-attachment-6931\" style=\"width: 1008px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6931 size-full\" src=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG5-Student-ambassador-blogpost.png\" alt=\"\" width=\"1008\" height=\"836\" srcset=\"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG5-Student-ambassador-blogpost.png 1008w, https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG5-Student-ambassador-blogpost-768x637.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1008px) 100vw, 1008px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6931\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 5: Screenshoot Student Ambassador Blog<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di akhir tahun pertama, saya mengikuti seleksi menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student ambassador <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk Fakultas Teknik (LTH) dengan tanggung jawab utama menulis blog fakultas secara rutin, korespondensi email, membantu penyelenggaraan penyambutan mahasiswa baru, serta beberapa acara sosial lainnya seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">international dinner, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">expo pendidikan, serta kunjungan. Selain mendapatkan insentif berupa gaji per tahun, menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">student ambassador <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">membuka peluang untuk membangun komunikasi dengan pihak kampus serta mahasiswa dari beragam jurusan maupun angkatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan semua kesempatan yang ada, pilihan tetaplah berada di tangan kita. Tentu saja untuk mencapai sesuatu yang lebih, diperlukan usaha lebih keras bahkan tak jarang harus meninggalkan zona nyaman dan membayar \u201charga\u201d, namun disitulah titik pertumbuhan itu dimulai. Apabila banyak orang berpikir bahwa manjadi mahasiswa identik dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kerja lembur bagai kuda<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka saya memandang dari perspektif suatu kesempatan untuk belajar, bertumbuh, berproses, dan bermanfaat bagi sekitar dengan fleksibilitas dalam hal waktu dan pilihan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Selamat berkarya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<blockquote><p><b><i>Cynthia Andriani<br \/>\n<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">MSc Student in Food Technology and Nutrition<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Lund University (2018-2020)<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p>Editor: Ria Ratna Sari<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cMenjadi seorang mahasiswa bukanlah sebuah beban, melainkan peluang\u201d Satu setengah tahun menempuh jenjang Master di Swedia menyadarkan saya akan mewahnya hak menjadi seorang pelajar. Bukan saja aspek keistimewaan secara finansial&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6932,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[4,6,7,1],"tags":[148,166,120],"class_list":["post-6927","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliah","category-lund","category-mahasiswa","category-uncategorized","tag-lund-university","tag-student-ambassador","tag-study-in-sweden"],"views":616,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6927"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6927"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6927\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6972,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6927\/revisions\/6972"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6932"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6927"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6927"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ppiswedia.org\/masakini\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6927"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}